<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ISKA Archives &ndash; Website resmi SMAN 9 Manado</title>
	<atom:link href="https://sma9manado.sch.id/category/iska/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sma9manado.sch.id/category/iska/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2020 04:36:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.1</generator>

<image>
	<url>https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2018/10/Logo-SMAN-9-manado-150x150.png</url>
	<title>ISKA Archives &ndash; Website resmi SMAN 9 Manado</title>
	<link>https://sma9manado.sch.id/category/iska/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ISKA SMANIX KEMBALI MENGUKIR PRESTASI</title>
		<link>https://sma9manado.sch.id/iska-smanix-kembali-mengukir-prestasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rofni]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2019 05:01:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ISKA]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[katolik]]></category>
		<category><![CDATA[keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sma9manado.sch.id/?p=23133</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahun ini ISKA SMA Negeri 9 Binsus Manado kembali menunjukkan tajinya. Hasilnya adalah kembali mengukir prestasi menjadi  Juara Umum dalam Pertemuan Berkala Siswa/i SMA, SMK  Negeri se- kota Manado dan sekitarnya. ISKA SMANIX terakhir menjadi Juara umum  tahun 2015.Kegiatan PBSK tahun 2019 ini diikuti kurang lebih 20 SMA dan SMK</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/iska-smanix-kembali-mengukir-prestasi/">ISKA SMANIX KEMBALI MENGUKIR PRESTASI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun ini ISKA SMA Negeri 9 Binsus Manado kembali menunjukkan tajinya. Hasilnya adalah kembali mengukir prestasi menjadi  <strong>Juara</strong> <strong>Umum</strong> dalam <strong>Pertemuan</strong> <strong>Berkala</strong> <strong>Siswa</strong>/<strong>i</strong> <strong>SMA</strong>, <strong>SMK</strong>  Negeri se- kota Manado dan sekitarnya. ISKA SMANIX terakhir menjadi Juara umum  tahun 2015.Kegiatan PBSK tahun 2019 ini diikuti kurang lebih 20 SMA dan SMK Negeri dari kota Manado, Tomohon, Minahasa, dan Bitung. Peserta yang hadir dalam pertemuan tahunan ini kurang lebih berjumlah 500 siswa-siswi yang didampingi oleh guru pembina dari masing-masing sekolah.</p>
<p><a href="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-3.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class=" wp-image-23135 alignleft" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-3-768x1024.jpg" alt="" width="268" height="357" srcset="https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-3-768x1024.jpg 768w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-3-225x300.jpg 225w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-3-413x550.jpg 413w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-3-375x500.jpg 375w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-3.jpg 780w" sizes="(max-width: 268px) 100vw, 268px" /></a>Tidak kurang dari dua tahun para siswa-siswi ISKA SMA Negeri 9 Manado mengendor prestasinya dalam ajang Pertemuan Berkala Siswa/i SMA dan SMK NEGERI sekota Manado dan sekitarnya. Karena pada dua tahun terakhir hanya masing-masing memperoleh satu tropi. Itu pun tropi juara 3  dari lomba bidang liturgi yakni  CCPA  KATOLIK tahun 2017 dan baca Kitab Suci dan 99 tahun 2018. Hal ini bukan tanpa alasan. Para siswa ISKA SMANIX pada saat itu sungguh tidak mempersiapkan diri. Tapi masih mau berpartisipasi dalam menyukseskan pertemuan berkala tahunan tersebut. Sehingga jelas hasilnya tidak mungkin meraih prestasi dalam kegiatan itu. Tetapi hal itu tidak berlangsung lama. Karena mereka kembali termotivasi bersemangat untuk merebut kembali juara umum kegiatan PBSK SMA-SMK Negeri se-kota Manado dan sekitarnya. Pembina ISKA SMANIX tetap memotivasi para siswa.</p>
<p>Beda dengan tahun 2019 ini. Ketika mendengar ada proposal dan surat undangan untuk ikut kegiatan PBSK SMA dan SMK Negeri dari para frater tingkat 3 Sekolah Tinggi Filsafat Pineleng, para siswa menyambutnya dengan sangat antusias. Para siswa ISKA langsung membentuk team yang dikoordinir oleh ketua ISKA SMANIX Septiyani Wihelmus. Tujuannya untuk memudahkan kelancaran latihan dengan tidak mengorbankan waktu kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas. Setiap kelompok kegiatan ditunjuk seorang siswa sebagai ketua yang mengkoordinir setiap kali latihan. Latihan dilaksanakan setelah jam kegiatan belajar mengajar selesai.</p>
<p>Latihan rutin dilaksanakan setiap hari setelah KBM. Memang sesuatu yang melelahkan bagi para siswa-siswi sendiri. Karena sudah belajar sampai pukul 15: 15 harus dilanjutkan dengan latihan untuk persiapan kegiatan PBSK. Namun itulah jalan yang harus ditempuh untuk meraih kesuksesan. Dan sungguh hasilnya sangat memuaskan bagi para siswa ISKA SMANIX. Hal ini tampak pada raut muka mereka ketika panitia PBSK mengumumkan bahwa ISKA SMANIX juara umum, mereka semua seketika  berteriak histeris bahkan ada yang menangis sambil berlari</p>
<p>menuju panggung acara untuk menerima <strong>TROPY JUARA UMUM. T</strong>erdengar suara “<strong>Viva</strong> <strong>ISKA</strong> <strong>BINIX</strong>” “<strong>Viva</strong> <strong>ISKA</strong> <strong>BINIX</strong>” baik dari internal ISKA SMANIX Manado sendiri maupun dari perserta yang lain.</p>
<p>Tanpa membanggakan ISKA SMANIX Manado bahwa sejak diadakan kembali Pertemuan Berkala Siswa-siswi Katolik SMA dan SMK Negeri se- kota Manado dan sekitarnya tahun 2009, (karena Pertemuan ini pernah terhenti beberap<a href="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class=" wp-image-23136 alignright" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska.jpg" alt="" width="362" height="229" srcset="https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska.jpg 867w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-300x190.jpg 300w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-768x485.jpg 768w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-465x294.jpg 465w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2019/11/iska-695x439.jpg 695w" sizes="(max-width: 362px) 100vw, 362px" /></a>a tahun)  ISKA SMANIX 4 kali berturut-urut menjadi <strong>JUARA UMUM </strong>yakni tahun 2009 hingga tahun 2012 dan dapat mempertahankan <strong>Tropy</strong> <strong>Bergilir</strong> menjadi <strong>TROPY Tetap ISKA SMANIX </strong>sekarang ini. Dan kembali menjadi <strong>juara</strong> <strong>umum</strong> yang ke-5 kali dalam ajang yang sama pada tahun 2015 yang ketika itu SMA Negeri 9 Binsus Manado dibawa pimpinan Kepala Sekolah Dra. Meydi M Ngantung, M.Pd. Dan <strong>juara</strong> <strong>UMUM</strong> tahun 2019 ini merupakan yang ke-6 kalinya sejak kembali.mengikuti kegiatan pertemuan berkala ini.</p>
<p>Terlepas jadi juara tidaknya, pertemuan berkala ini sungguh bermakna bagi para siswa-siswi Katolik dari setiap sekolah SMA dan SMK Negeri. Sebab tujuan diadakan kegiatan rutin pertemuan berkala ini adalah memperkukuh “<strong><em>kebersamaan dan cinta kasih persaudaraan dalam Kristus” </em></strong>di kalangan para siswa-siswi yang belajar di sekolah-sekolah negeri baik yang ada di dalam kota Manado, Tomohon, Minahasa dan Bitung. Dengan kegiatan ini para siswa-siswi akan saling lebih mengenal dan memperkuat satu sama lain untuk menjadi pelopor dan penerus Gereja Katolik pada masa yang akan datang. Orang Muda Katolik termasuk para siswa-siswi harus menjadi “<strong>motor penggerak” </strong>bagi maju dan  bertumbuh kembangnya gereja Katolik  pada hari ini, lusa dan yang akan datang “<strong>hic et nun”. </strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/iska-smanix-kembali-mengukir-prestasi/">ISKA SMANIX KEMBALI MENGUKIR PRESTASI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>REKOLEKSI ISKA “ORANG MUDA KATOLIK DALAM KEMAJEMUKAN”</title>
		<link>https://sma9manado.sch.id/rekoleksi-iska-orang-muda-katolik-dalam-kemajemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rofni]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Oct 2018 04:36:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ISKA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sma9manado.sch.id/?p=8391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kaum Muda Katolik adalah anak-anak muda -siswa-siswi Katolik yakni calon-calon pemimpin bangsa masa depan , demikian kata bapak Kepsek SMA Negeri 9 Manado, Drs. Meidy R. Tungkagi, MSi dalam sambutan singkat sebagai pembuka Rekoleksi tahun 2018 ini. Kita harus bersyukur karena disediakan waktu dan kesempatan untuk mengoreksi diri serta saat</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/rekoleksi-iska-orang-muda-katolik-dalam-kemajemukan/">REKOLEKSI ISKA “ORANG MUDA KATOLIK DALAM KEMAJEMUKAN”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kaum Muda Katolik adalah anak-anak muda -siswa-siswi Katolik yakni calon-calon pemimpin bangsa masa depan , demikian kata bapak Kepsek SMA Negeri 9 Manado, Drs. Meidy R. Tungkagi, MSi dalam sambutan singkat sebagai pembuka Rekoleksi tahun 2018 ini. Kita harus bersyukur karena disediakan waktu dan kesempatan untuk mengoreksi diri serta saat mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik. Sebagai orang muda Katolik dan generasi muda bangsa seharusnya perlu mempersiapkan diri. Sebagai orang yang percaya pada Tuhan Yesus yang adalah Sang Juru selamat harus siap setiap saat untuk membekali diri sehingga bisa diutus ke tengah dunia. Seperti Tuhan Yesus yang mengutus murid-muridNya untuk mewartakan Kabar Gembira-Injil ke segala bangsa.</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-8393 alignleft" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2018/11/rekoleksi-2.jpg" alt="" width="422" height="270" srcset="https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2018/11/rekoleksi-2.jpg 422w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2018/11/rekoleksi-2-300x192.jpg 300w" sizes="(max-width: 422px) 100vw, 422px" />Karena menyadari bahwa kaum muda Katolik hidup dan berada di tengah dunia yang majemuk, sehingga rekoleksi tahun ini diambillah tema: “ ORANG MUDA KATOLIK DALAM KEMAJEMUKAN”. Dalam Misa pembuka Rekoleksi oleh Pastor Bram Tulusan, MSC khususnya dalam kotbahnya Pastor Bram mengajak para peserta rekoleksi bahwa sebagai pengikut Yesus Kristus Kaum Muda Katolik senantiasa harus siap sedia menyediakan dan mempersilahkan Tuhan mendiami hati. Hati harus selalu terbuka bagi Tuhan setiap saat. Dan dengan hati kita harus ikhlas dan tulus untuk mencintai baik kepada Tuhan sebagai sumber maupun kepada sesama manusia.<br />
Sebab itu ketika memasuki sesion pertama rekoleksi pastor memberi tema: :”MENJADI HATI ALLAH DI DUNIA”. Atau “Membangun Budaya Cinta di Tengah Masyarakat Zaman Now” Kita harus menjadi hati Sumber Cinta kepada siapa saja yang kita jumpai, demikian Pastor Fransesco Bram Tulusan, MSC. Sebagai penggugah  hati para siswa Bram menyajikan sebuah Animasi grup di mana diungkapkan bahwa setiap pribadi lebih menyibukan diri mereka masing-masing. Inilah situasi Zaman Now. Orang sudah tidak lagi mempedulikan orang atau sesama. Anda, anda, saya saya. Dalam sesion pertama ini pastor Bram mengajak para peserta rekoleksi untuk melihat dan merenungkan fenomena-fenomena zaman Now yang sedang terjadi dan yang sudah terjadi di dalam masyarakat kita.</p>
<p>Pertama pastor mengajak peserta rekoleksi untuk melihat gejala/ masalah “KORUPSI”. Korupsi di Indonesia sudah menjadi budaya baru di kalangan masyarakat terutama dikalangan para pemimpin atau pejabat negara.Pastor memberikan contoh korupsi yang dilakukan secara berjemaah seperti yang terjadi di kota Malang oleh seluruh anggota DPRDnya. Menurut pastor Bram bahwa korupsi itu terjadi berawal dari:</p>
<p>1. sikap ketidakjujuran,</p>
<p>2.Tidak bisa mengatakan hidup cukup dengan apa yang dimiliki (gaji dan fasilitas yang ada).</p>
<p>3. Berperilaku “serakah” dan “tamak”. Korupsi bermula dari kebiasaan. Orang mulai dari yang kecil-kecil. Semua itu karena akibat dari Orang yang Suara hatinya sudah “TUMPUL”, “MATI”. Tapi seharusnya HATI kita  harus menjadi “HATI ALLAH DI DUNIA”.<br />
Yang kedua pastor mengajak para siswa peserta rekoleksi untuk menjauhkan diri dari perilaku “PENYALAHGUNAAN NARKOBA”. Sebab hal ini pada hakekatnya adalah 1. SANGAT MERUGIKAN diri sendiri,</p>
<p>2 TIDAK ADA GUNANYA, malah.lebih merusak tubuh bahkan mengarah pada kematian,</p>
<p>3. MERUSAK TUBUH SENDIRI DAN ORANG LAIN. 4. Bisa terjadi pembunuhan di luar hukum (“EXTRAJUDICIAL KILLING”)</p>
<p>Yang ketiga: PORNOGRAFI. Bahwa anak-anak zaman Now karena banyak terpengaruh dari tayangan-tayangan dari media massa baik elektronik maupun dilihat dan dibaca dalam media cetak. Sebagian dari mereka mulai mencoba-coba melihat gambar-gambar porno bahkan meningkat menonton vidio-vidio porno di Internet atau yang sejenisnya. Semua itu biasanya berawal dari hal-hal yang biasa/kecil. Dari menonton film-film porno. Pada hal pornografi memiliki daya rusak paling kuat<br />
karena menyangkut seluruh keberadaan manusianya. Daya rusak pornografi itu antara lain: Merusak otak , merusak daya konsentrasi (pikiran),  merusak. diri sendiri dan orang lain.</p>
<p>Yang keempat: PEMBERONTAKAN. Hal ini karena orang tidak bisa menahan diri terhadap suatu permasalahan. Orang terbawa emosi dan tidak dapat mengendalikan diri. Contoh seperti orangorang yang suka berdemonstrasi dan merusak bahkan bisa membunuh orang ( aparat kemanan yang menjaganya). Oleh sebab itu sebagai siswa ataupun nanti jadi mahasiswa diharapkan agar tidak selalu berdemonstrasi di jalan, pesan pastor Bram, MSC. Tapi alangkah baiknya dapat menyalurkan<br />
aspirasinya melalui jalur yang tersedia yakni pemerintah atau lembaga legislatif yang ada di daerah atau di pusat , kota-kabupaten atau propinsi.</p>
<p>Yang kelima: “BUDAYA LAYAR”. Menurut pastor Bram, bahwa dalam.budaya layar ini kita kenal sebuah istilah yakni: “PHUBBING” yakni: tindakan acuh tak acuh seseorang di dalam sebua tempat/lingkungan karena lebih fokus pada gadged/HP masing-masing. Dalam keluarga bapak, ibu bahkan anak-anak duduk sendiri-sendiri asyik dengan bermain hpnya. Mereka sudah tidak saling memperhatikan. Tidak ada lagi kebersamaan sebagai satu keluarga besar. Oleh sebab itu pastor mengajak agar kembali pada kebersamaan yang saling memperhatikan. Yang saling mendukung satu sama lain dalam keluarga, atau suatu kelompok. Karena itu satu-satunya ajakannya adalah “STOP PHUBBING”.Bahwa Budaya layar itu dapat menyebabkan antara lain: @ Terasing dari orang lain dan mengasingkan diri dari orang lain, @ terjadi kecanduan, @ Sulit untuk bersikap introspeksi/reflektif. Yang keenam: “KERUSAKAN LINGKUNGAN”. Bila hal ini terjadi maka akan menyebabkan HARMONI<br />
ANTARA ALLAH DAN MANUSIA dan alam ciptaan lainnya terganggu akibat dihancurkan oleh manusia. Selain itu akan terjadi pengrusakan lingkungan hidup.maka selanjutnya akan terjadi pemanasan global sebagai konsekuensi lanjutannya. Terjadi pengrusakan karena orang serakah dan rakus. Orang melakukan.pembabatan terhadap hutan-hutan lindung hanya demi memuaskan keegoisan kepentingan pribadi atau kelompoknya. Tanpa mempertimbangkan akibat dan masa<br />
depan generasi muda yang akan datang. Anak-anak Zaman Now masuk dan ikut terlibat dalam fenomena-fenomena di atas karena tidak<br />
melibatkan HATI NURANI-nya. Hati mereka bagaikan sudah “TUMPUL” bahkan “MATI”. Ini akibat dari tidak membuka HATInya bagi Tuhan. Mereka tidak membiarkan Tuhan MERASUKI DAN MENDIAMI hati mereka.</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-8394 alignright" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2018/11/Capture.jpg" alt="" width="487" height="287" srcset="https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2018/11/Capture.jpg 487w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2018/11/Capture-300x177.jpg 300w" sizes="(max-width: 487px) 100vw, 487px" />Sebagai “Orang Muda Katolik” yang hidup dalam sebuah persekutuan (organisasi ISKA) maka pada sesion kedua para peserta rekoleksi sedikit dibekali dengan pemahaman mengenai “HIDUP BERORGANISASI” dan “KEPEMIMPINAN” yang disajikan oleh pembina ISKA Drs. Benny T. Labuta.<br />
Selain itu kepada para peserta rekoleksi juga diperkenalkan jenis-jenis surat dan bagaimana membuat SURAT-SURAT RESMI. Juga mengenai tata cara pengelolaan ADMINISTRASI yang baik dan benar dalam suatu organisasi.</p>
<p>Sebagai pengikut KRISTUS mari menjauhkan diri dari fenomena “ZAMAN NOW” dengan cara<br />
mendengarkan “SUARA HATI”. ORANG MUDA KATOLIK HARUS MENJADIKAN HATINYA SUMBER<br />
CINTA bagi sesama dan alam sekitarnya. (BTL)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/rekoleksi-iska-orang-muda-katolik-dalam-kemajemukan/">REKOLEKSI ISKA “ORANG MUDA KATOLIK DALAM KEMAJEMUKAN”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RETRET IKATAN SISWA-SISWI KATOLIK (ISKA) SMAN 9 MANADO</title>
		<link>https://sma9manado.sch.id/retret-ikatan-siswa-siswi-katolik-iska-sman-9-manado/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rofni]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Apr 2017 11:14:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[ISKA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sma9manado.sch.id/?p=6303</guid>

					<description><![CDATA[<p>Para siswa-siswi Katolik SMAN 9 Manado adalah bagian dari Orang Muda Katolik (OMK). Sebagai orang muda Katolik mereka adalah tumpuan dan harapan masa depan Gereja Katolik. Diatas pundak mereka kehidupan gereja Katolik dipertaruhkan. Demikian juga sebagai anak-anak bangsa mereka perlu dibekali dengan banyak hal khususnya IMTAQ DAN IMTEK untuk membangun</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/retret-ikatan-siswa-siswi-katolik-iska-sman-9-manado/">RETRET IKATAN SISWA-SISWI KATOLIK (ISKA) SMAN 9 MANADO</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Para siswa-siswi Katolik SMAN 9 Manado adalah bagian dari Orang Muda Katolik (OMK). Sebagai orang muda Ka<span class="text_exposed_show">tolik mereka adalah tumpuan dan harapan masa depan Gereja Katolik. Diatas pundak mereka kehidupan gereja Katolik dipertaruhkan. Demikian juga sebagai anak-anak bangsa mereka perlu dibekali dengan banyak hal khususnya IMTAQ DAN IMTEK untuk membangun bangsa dan negara di masa yang akan datang.</span></p>
<div class="text_exposed_show">
<p>Sebab itu pada kesempatan retret ini khususnya dalam Misa Pembukaan, Pastor Anianus Markus Adam, OCD mengajak para siswa untuk menyadari diri akan segala kelemahan dan kekuatan yang dimiliki masing-masing pribadi. Ini penting karena merekalah yang akan mengemban tugas-tugas gereja Katolik di masa yang akan datang.</p>
[dropcaps]S[/dropcaps]
ehingga dalam kotbahnya pastor Adam, OCD ingin memberikan spirit kepada para siswa dengàn sebuah ungkapan bahwa &#8220;segala sesuatu yang terdapat di dalamnya &#8220;keropos maka di luarpun akan keropos&#8221; juga demikian kalau &#8220;di dalamnya kuat maka di luar juga akan menjadi kuat&#8221;..demikian awal kotbah pastor Adam OCD dalam misa pembukaan Retret para Siswa-siswi Katolik SMAN 9 MANADO &#8230;untuk membangkitkan semangat para siswa sebagai orang Katolik yang sedang mempersiapkan diri mengalami kehadiran Yesus pada masa prapaskah ini sehingga nanti boleh merayakan hari raya Paskah Tuhan dengan hati yang penuh gembira sebab Tuhan memberikan kekuatanNya.</p>
<p>Retret Ikatan Siswa Katolik (ISKA) tahun ini mengangkat tema: &#8220;MENJADI PRIBADI YANG CINTA TUHAN, SESAMA DAN ALAM SEMESTA&#8221;. Tema ini sebetulnya hendak mengajak para siswa sebagai pribadi muda untuk selalu memiliki &#8220;SIKAP&#8221; yang positif terhadap lingkungan alam sekitar, bahkan juga sesama manusia apalagi terhadap Sang Tuhan Pencipta alam semesta.</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class=" wp-image-6306 alignright" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2017/04/17757291_1799987566988369_3931935915749868686_n-300x169.jpg" alt="" width="430" height="242" srcset="https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2017/04/17757291_1799987566988369_3931935915749868686_n-300x169.jpg 300w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2017/04/17757291_1799987566988369_3931935915749868686_n-768x432.jpg 768w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2017/04/17757291_1799987566988369_3931935915749868686_n.jpg 960w" sizes="(max-width: 430px) 100vw, 430px" />Berkaitan dengan SIKAP yang dimaksud maka dalam sesion pertama dengan topik &#8220;Start from the End &#8220;. Pada tahap ini pastor Adam mengarahkan para siswa untuk memiliki sebuah &#8220;dreams&#8221; yang tertuju ke masa depan. Para siswa harus punyai; harapan-harapan, impian-impian, dan cita-cita yang jelas, konkrit dan bisa membawa mereka secara pribadi mewujudkan apa yang menjadi dreams-nya. Banyak orang gagal karena tidak memiliki mimpi. Jangan terperangkap dalam pola pikir yang kerdil demikian kata Pastor Adam. Lanjutnya Pastor Adam seakan memberi semangat kepada para siswa agar melakukan yang terbaik, pantang menyerah, percaya diri dan terus berusaha untuk mencoba sesuatu yang baru sampai menggapai kesuksesan. Akhir yang baik akan membuat segalanya baik.</p>
<p>Sebagai orang yang percaya pada Allah Bapa dan Tuhan Yesus sebagai Sang Juruselamat maka ketika<br />
memasuki sesion Doa Taize para siswa dibimbing mengalami kehadiran Tuhan yang Maha Agung. Mereka diajak dalam doa Taize untuk mengosongkan diri dalam kesunyian dan kegelapan yang hanya di terangi cahaya lilin guna mengalami kemahakuasaan Tuhan. Sekaligus dalam keheningan doa ini para siswa dibimbing oleh para frater tingkat 3 Seminari Tinggi Filsafat Pineleng dalam lagu-lagu pujian.</p>
<p>Selanjutnya pada sesion kedua Pastor Adam, OCD lebih menggugah hati para siswa dengan memperdalam materi tentang SIKAP : &#8220;From Attiude, to Altitude&#8221;. Menurut Pastor Adam bahwa keberhasilan seseorang sangat ditentukan oleh SIKAP. &#8220;Bukan bakat tetapi sikap yang menentukan kesuksesan.&#8221; Sebab sikap adalah sudut pandang dan cara seseorang berpikir dan atau bertindak. Suatu reaksi selalu ditentukan oleh sikap kita. Misalnya sudut pandang kita terhadap Tuhan, diri sendiri, orang lain, guru, peristiwa dan bahkan terhadap pendidikan. Namun sudut pandang itu bagaikan dua sisi mata uang yakni &#8216;positif dan negatif&#8217; tergantung bagaimana orang melihat dan memaknainya.</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-6305 alignleft" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2017/04/17757181_1799987493655043_472281233536333161_n-300x169.jpg" alt="" width="431" height="243" srcset="https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2017/04/17757181_1799987493655043_472281233536333161_n-300x169.jpg 300w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2017/04/17757181_1799987493655043_472281233536333161_n-768x432.jpg 768w, https://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2017/04/17757181_1799987493655043_472281233536333161_n.jpg 960w" sizes="(max-width: 431px) 100vw, 431px" />Para siswa ISKA kemudian dituntun merenungkan bagaimana pengorbanan orang tua sejak kecil hingga mereka sekolah sampai berada di tempat retret ini. Masing-masing mereka dengan rela menghitung berapa banyak dana yang orang tua berikan selama hidup dan bersekolah (budget, biaya hidup ) Pada moment ini sebagian siswa merasa menyesal karena tidak berbuat optimal (tidak rajin belajar) sebagai balasan bagi orang tua yang sudah banyak berkorban. Bahkan ada yang menangis akibat sikapnya terhadap orang tuanya. Harapan dengan cara ini para siswa boleh merobah diri dengam bersikap yang hormat kepada orang tua maupun para guru yang susah payah membina dan mendidiknya menjadi orang pintar.</p>
<p>Oleh sebab itu jadilah diri sebagai &#8220;orang sukses yang kelebihan solusi atau orang gagal selalu mencari solusi&#8221; atau &#8221; orang pintar begitu ragu, namun orang bodoh begitu yakin&#8221; kata Pastor Adam. Di sini setiap orang harus memiliki; integritas, niat, kemampuan, dan prestasi demi mencapai kesuksesan. <em>(Benny)</em></p>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/retret-ikatan-siswa-siswi-katolik-iska-sman-9-manado/">RETRET IKATAN SISWA-SISWI KATOLIK (ISKA) SMAN 9 MANADO</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KKG &#038; MGMP Agama Katolik di SMA N 9 Manado</title>
		<link>https://sma9manado.sch.id/kkg-mgmp-agama-katolik-di-sma-n-9-manado/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rofni]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2016 15:32:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ISKA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sma9manado.sch.id/?p=5790</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertemuan kelompok kerja guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) agama katolik ini dimaksudkan untuk memberikan masukan-masukan penting kepada para guru Katolik yang mengajar disekolah- sekolah dikota Manado. Kegiatan pertemuan ini memberikan pemahaman tentang K13 bagi para guru Katolik. Menjadi guru-guru di SMP dan SMA menurut sebagian guru dianggap</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/kkg-mgmp-agama-katolik-di-sma-n-9-manado/">KKG &amp; MGMP Agama Katolik di SMA N 9 Manado</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pertemuan kelompok kerja guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) agama katolik ini dimaksudkan untuk memberikan masukan-masukan penting kepada para guru Katolik yang mengajar disekolah- sekolah dikota Manado. Kegiatan pertemuan ini memberikan pemahaman tentang K13 bagi para guru Katolik.</p>
<p>Menjadi guru-guru di SMP dan SMA menurut sebagian guru dianggap berat sehingga sebagian guru yang diminta pindah ke sana tapi menolaknya, demikian kata kakandepag kota Manado pak Yan.M Rasu SS. Pada hal menurutnya semua memperoleh ilmu yang sama sehingga sebetulnya kita sebagai guru mampu untuk mengajar di mana saja, bila ditempatkan.</p>
<blockquote><p>Tantangan untuk SMP dan SMA adalah kerana belum memiliki kesempatan untuk mengunjungi sekolah-sekolah tersebut. Maka belum mengetahui akan sekolah-sekolah itu secara dekat. Juga karena belum bertemu dengan kepsek bersama guru agama Katoliknya.</p></blockquote>
<p><a href="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/09/14316850_1316410431726451_2782663156404292130_n.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class=" wp-image-5792 alignright" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/09/14316850_1316410431726451_2782663156404292130_n.jpg" alt="14316850_1316410431726451_2782663156404292130_n" width="209" height="197" /></a>Sebelumnya dalam sambutan ibu Kepsek SMA Negeri 9 Manado ibu menjelaskan tentang pentingnya KKG dan MGMP karena itu langsung berkaitan dengan kompetensi sebagai seorang guru profesional. Ibu juga mengajak pengurus MGMP bila dibutuhkan untuk penjelasan mengenai K13 bagi guru-guru agama Katolik maka di SMA Negeri.9 ada ibu Dra. Lusiana M Tassyam yang bisa membantu memberikan penjelasan tentang K13. Sebab ibu Lusiana M Tassyam adalah guru instruktur Nasional yang banyak tahu akan K13 dan tenaganya sangat dibutuhkan selain di Propinsi Sulut juga di daerah-daerah lain di Indonesia.</p>
<p>Dalam tatap muka bersama guru-guru Katolik (anggota KKG dan MGMP) kata Pembimas Katolik Propinsi Sulut Dra. Joula Makaraung mengatakan bahwa dengan MGMP ini diharapkan boleh memperoleh terobosan-terobosan baru untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah bagi para peserta didik, yakni pembelajaran yang menyenangkan bukannya membosankan.</p>
[dropcaps]S[/dropcaps]
elain itu ibu pembimas Katolik mengajak seluruh guru agama Katolik yang sudah disertifikasi harus masuk dan mengisi data pribadi dalam SIMPATIKA (Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Katolik.). Pembimas Katolik lebih jauh menjelaskan tentang bagaimana cara mengisi SIMPATIKA. jangan salah memasukan data-data ke dalam Simpatika khususnya ketika mengisi mata pelajaran yang diajarkan jangan tambah dan jangan kurang. Sebelum diprint out terlebih dahulu harus divalidasi oleh petugas atau operator yang ditunjuk di setiap Kabupaten/Kota. Aplikasi ini akan memudahkan guru-guru untuk mendapatkan TPG (Tunjangan Profesi Guru), lanjut Pembimas Katolik. Sistem ini merupakan sistem yang dibuat khusus oleh Departemen Agama untuk para guru agama. Sistem ini sama dengan sistem PadaMu Negeri dan Dapodik yang dibuat Depdiknas.</p>
<h4><span style="color: #ff00ff;">&#8220;SK guru profesional masih belum berubah namun suatu saat akan berubah sesuai dengan kebutuhan. Dari masing-masing guru harus selalu mengisi Simpatika untuk memperbaharui data. Jadilah guru yang profesional dan inovatif&#8221;  demikian ajakan Pembina Katolik Depag Propinsi Sulut.</span></h4>
<p>Selain itu ibu Pembimas Katolik juga mengajak para guru agama Katolik untuk terlibat dalam kegiatan IYD II yang sedang berada di sepuluh Paroki yang ada di kota Manado. Agar sama-sama menyukseskan IYD II di Keuskupan Manado. Lanjut Pembimas bahwa Depag Propinsi dan Kota juga akan turut mendukung kegiatan IYD II di kota Manado.</p>
<p><a href="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/09/14344289_1316410655059762_2686306480226159118_n.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class=" wp-image-5796 alignleft" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/09/14344289_1316410655059762_2686306480226159118_n.jpg" alt="14344289_1316410655059762_2686306480226159118_n" width="442" height="248" /></a>Dalam tanya jawab ketika ditanyakan tentang cara perhitungan jumlah jam mengajar di sekolah Negeri yang selalu terjadi tabrakan jam mengajar mislanya kelas X, XI, XII maka menurut Pembimas Katolik yang digunakan untuk perhitungan jam adalah bukti fisik yang tertulis dalam SK mengajar dan jadwal mengajar dari sekolah.</p>
<p>Oleh: Benny Labuta &#8211; Guru Mata Pelajaran Agama Katolik SMA Negeri 9 Manado</p>
<p>__</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/kkg-mgmp-agama-katolik-di-sma-n-9-manado/">KKG &amp; MGMP Agama Katolik di SMA N 9 Manado</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rekoleksi Ikatan Siswa Siswi Katolik SMA N 9 Manado</title>
		<link>https://sma9manado.sch.id/rekoleksi-ikatan-siswa-siswi-katolik-sma-n-9-manado/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rofni]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2016 09:08:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[ISKA]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sma9manado.sch.id/?p=5689</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Tidak mungkin kain yang baru ditempelkan pada kain yang lama&#8221;. Demikian salah satu ilustrasi dalam Misa Jumat Pertama dan sekaligus sebagai Misa pembukaan REKOLEKSI ISKA SMAN 9 BINSUS Manado di Mokupa Resort. Perayaan Ekaristi ini dirayakan oleh Pastor Simon Manumpil, MSC di dampingi Frater Theodorus M Palit. Dalam ilustrasi itu</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/rekoleksi-ikatan-siswa-siswi-katolik-sma-n-9-manado/">Rekoleksi Ikatan Siswa Siswi Katolik SMA N 9 Manado</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Tidak mungkin kain yang baru ditempelkan pada kain yang lama&#8221;. Demikian salah satu ilustrasi dalam Misa Jumat Pertama dan sekaligus sebagai Misa pembukaan REKOLEKSI ISKA SMAN 9 BINSUS Manado di Mokupa Resort. Perayaan Ekaristi ini dirayakan oleh Pastor Simon Manumpil, MSC di dampingi Frater Theodorus M Palit. Dalam ilustrasi itu Pastor Simon Manumpil MSC ingin mengajak para peserta rekoleksi agar meninggalkan segala tindakan-tindakan, perbuatan-perbuatan, dan sifat serta sikap yang lama dan mengenakan tindakan, perbuatan, sifat dan sikap yang baru dalam hidup keseharianya, baik di rumah, di sekolah ataupun di tempat-tempat yang ramai. Dalam kotbahnya Pastor Simon mengajak para peserta rekoleksi bahwa sebagai orang Katolik kita harus selalu hidup sesuai ajaran Tuhan kita Yesus Kristus dan ajaran Gereja Katolik. Kita harus selalu dan siap untuk &#8216;berubah&#8217; kapan saja. Dan rekoleksi ini adalah moment untuk melihat diri pribadi dan merubah diri dengan hal-hal baru.</p>
<blockquote><p><span style="color: #ff00ff;">Hal-hal baru harus dapat mengalahkan hal-hal yang lama bukan sebaliknya.&#8217;Mari kita tinggalkan manusia lama kita dan mengenakan manusia baru yaitu Yesus Kristus Sang Juru Selamat kita&#8217;. Tinggalkan kehendakmu dan kenakanlah &#8216;kehendak Allah&#8217;.</span></p></blockquote>
[dropcaps]O[/dropcaps]
leh sebab perserta rekoleksi adalah &#8220;Orang Muda Katolik (OMK) maka mereka harus dipersiapkan baik secara jasmani maupun Rohaninya. Sebab itu dalam rekoleksi ini lebih ditekankan pada sikap rohaninya, mereka adalah tumpuan hidup masa depan GEREJA KATOLIK dan juga untuk bangsa dan negara.</p>
<h4 style="text-align: right;">Rekoleksi kali ini mengambil tema:</h4>
<h4 style="text-align: right;">&#8220;PANGGILAN UNTUK MELAYANI BERLANDASKAN CINTA PERSAUDARAAN&#8221;.</h4>
<p>ISKA adalah sebuah Organisasi Kerohanian yang berada di bawah payung SMAN 9 Binsus Manado. Sehingga pembinaan iman dalam rekoleksi ini; kepada para peserta diberi juga tentang hal &#8216;Berorganisasi dan Kepemimpinan&#8217; (materi pertama) sebagai bekal untuk belajar berorganisasi dalam menghayati berpolitikan dan kepemimpinan dalam hidup berbangsa dan bernegara. Bagaimana cara mereka harus masuk dan hidup dalam sebuah organisasi. Dan bagaimana mereka harus mengurus dan menghidupkan sebuah organisasi kecil seperti ISKA.</p>
<p><a href="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/09/14182334_1676455459341581_861167303_n2.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-5699" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/09/14182334_1676455459341581_861167303_n2.jpg" alt="14182334_1676455459341581_861167303_n" width="100%" /></a>Kemudian berdasarkan tema maka masuk pada materi kedua para siswa-siswi ISKA diajak untuk melihat diri sebagai orang yang dipanggil Tuhan untuk menjadi saksi Kristus di tengah-tengah dunia yang kompleks ini. Dunia harus digarami serta diterangi dengan kasih dan perbuatan konkret dengan tetap berpegang teguh pada prinsip persaudaraan. Frater Theo Palit dalam.sesion ini mengajak para siswa ISKA agar &#8220;berani menjadi saksi Kristus&#8221; berani menunjukkan sikap, sifat, perbuatan serta iman akan Tuhan Yesus Kristus yang diimani ditengah kehidupan yang semakin kompleks ini. Sebab itu kepada para siswa ISKA diajak untuk memahami serta menjalankan lima tugas gereja yakni: Koinonia, Kerygma, Liturgia, Diakonia, dan Martiria. Materi kedua ini lebih menekankan tugas gereja yang kelima yakni Martiria. Artinya para siswa harus berani mati bersaksi tentang Yesus Kristus.</p>
<blockquote><p><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-5694 alignleft" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/09/14192503_1307994382568056_1161721918254682795_n.jpg" alt="14192503_1307994382568056_1161721918254682795_n" width="250" height="356" />Pada sesion ke tiga oleh Frater Rocky Wowor MSC lebih memperdalam tema Rekoleksi dengan merujuk pada &#8216;Motto BKSN 2016 (Bulan Kitab Suci Nasional) yaitu &#8220;HENDAKLAH TERANGMU BERCAHAYA&#8221; (Mat 5:16). Dan tema BKSN 2016 adalah &#8220;KELUARGA BERSAKSI DAN MEWARTAKAN SABDA ALLAH&#8221;.</p></blockquote>
<p>Berdasarkan tema BKSN ini Fr. Rocky membawa para peserta Rekoleksi lebih jauh untuk memahami dan memperdalam subtema dari BKSN yakni: Pertama Yesus model pewarta sejati (Luk 4: 16-21); Kedua : Saling bersaksi dan mewartakan sabda Tuhan dalam keluarga (Kol 3:12-17); Ketiga: Bersaksi dan Mewartakan dalam Gereja (Kis 18: 1-8); Keempat: Bersaksi dan Mewartakan di tengah masyarakat.( Mat 5: 13-16). Pada sesion ini sekali lagi Fr. Rocky Wowor kembali menegaskan kepada para peserta Rekoleksi bahwa dalam tradisi Gereja Katolik aspek yang penting adalah aspek kesaksian (Martiria) dan aspek pewartaan (Kerygma) dan tanpa mengurangi peran dari ketiga aspek yang lain. Seperti aspek pelayanan (Diakonia); sebagai seorang Katolik kita harus melayani berdasarkan&#8221;Kasih Persaudaraan&#8221; = Persekutuan (Koimonia). Sebab itu menurut Fr. Rocky bahwa kita sebagai orang Katolik kita harus melayani dengan sepenuh hati, ikhlas dan tanpa pamrih.</p>
[dropcaps]S[/dropcaps]
elanjutnya pada sesion keempat Fr. Fiilips Tinangon MSC, ingin menyadarkan para peserta Rekoleksi agar menyadari indentitas diri sebagai orang Katolik yang sejati. Bukan hanya sekedar Katolik KTP. Sebab Katolik=Catholicum (Latin) artinya universal atau umum. Dengan demikian semua orang yang telah dibaptis secara Katolik dan menerima tugas umtuk mewartakan Injil ke seluruh dunia (bdk. Mat 28:16-20). Kekhasan dari Katolik adalah &#8221; kesatuan yang tak tterpisahkan&#8221;. Tidak ada orang asing di antara kita. Semua kita adalah satu dan berpusat pada Yesus Kristus.</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-5696 alignright" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/09/14182538_1676455716008222_570333664_n.jpg" alt="14182538_1676455716008222_570333664_n" width="500" height="281" />Mengakhiri sesion ini Fr. Fillips mengajak para siswa bahwa sebagai orang kristiani khususnya sebagai orang Katolik yang memiliki Yesus sebagai iman dan pusat kehidupan atau teladan hidup sehingga perlu kita laksanakan adalah Pertama: percaya dan dekat dengan Yesus melalui doa untuk berjumpa dengan Yesus. Kedua:Berani berbuat seperti apa yanh Yesus lakukan, dan mampu melayani dalam.semangat persaudaraan.<br />
Ketiga; kita harus mampu melayani secara total sebagaimana Yesus tunjukkan dalam penyerahan diriNya yang total yakni rela wafat di salib. Yang keempat; harus memiliki semangat persaudaraan yang tinggi tanpa membeda-membedakan satu sama lain.</p>
<p>Sebagai anak.-anak yang hidup di bawah naungan &#8216;Nyiur Melambai&#8221; maka mari jo kita mengamalkan dan menghayati Motto Sulut: &#8220;TORANG SAMUA BASAUDARA&#8221; untuk saling menerima dan melayani dengan tangan terbuka, tulus, dan penuh kasih.</p>
<p><span style="color: #ff00ff;">Ditulis Oleh: Benny Labuta</span></p>
<p>_</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/rekoleksi-ikatan-siswa-siswi-katolik-sma-n-9-manado/">Rekoleksi Ikatan Siswa Siswi Katolik SMA N 9 Manado</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ISKA SMA Negeri 9 Manado sambut Salib IYD II</title>
		<link>https://sma9manado.sch.id/5680-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rofni]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2016 02:07:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ISKA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sma9manado.sch.id/?p=5680</guid>

					<description><![CDATA[<p>Moment spesial buat Kevikepan Manado sebab salib &#8220;Orang Muda Katolik&#8221; atau yang dikenal &#8220;Salib IYD II&#8221; mulai diserahterimakan dari Kevikepan Tonsea kepada Kevikepan Manado. Salib IYD diserahkan oleh perwakilan Kevikepan Tonsea dan diterima oleh Yang Mulia bapak Uskup Manado Mgr. Josep Suwatan MSC dan bapak Wali Kota Manado Dr.GS. Vicky</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/5680-2/">ISKA SMA Negeri 9 Manado sambut Salib IYD II</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Moment spesial buat Kevikepan Manado sebab salib &#8220;Orang Muda Katolik&#8221; atau yang dikenal &#8220;Salib IYD II&#8221; mulai diserahterimakan dari Kevikepan Tonsea kepada Kevikepan Manado. Salib IYD diserahkan oleh perwakilan Kevikepan Tonsea dan diterima oleh Yang Mulia bapak Uskup Manado Mgr. Josep Suwatan MSC dan bapak Wali Kota Manado Dr.GS. Vicky Lumentut. Yang kemudian Salib Kaum Muda Katolik ini dilepas oleh bapak wali kota Manado untuk <span class="text_exposed_show">diarak-arak dan secara resmi memasuki kota Manado oleh ribuan umat Katolik dan OMK dari sepuluh Paroki yang ada dalam Kevikepan Manado dan bersama umat dari beberapa agama yang hadir untuk ambil bagian dalam kegiatan ini.</span></p>
<div class="text_exposed_show">
<p><a href="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/09/14225607_1305492992818195_3440907940978749990_n.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class=" wp-image-5681 alignright" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/09/14225607_1305492992818195_3440907940978749990_n.jpg" alt="14225607_1305492992818195_3440907940978749990_n" width="479" height="269" /></a>Paroki Yesus Gembala Baik Paniki merupakan yang pertama menerima dan mentakhtahkan Salib IYD II di Gereja. Sebab itu ketika salib diarak dari lapangan perumahàn Puri Kelapa Gading Paniki dan ditakhtahkan di dalam gereja dan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi. Salib IYD II Qakàn berada di Paroki YGB selama beberapa hari karena salib akan diserahterimakan kepada umat Katolik dan OMK di setiap gereja Stasi yang ada dalam Paroki YGB Paniki.</p>
[dropcaps]S[/dropcaps]
etelah Salib IYD II mengunjungi semua umat Katolik di Stasi-stasi Paroki Paniki kemudian akan diserahterimakan ke Paroki Ratu Rosari Suci Tuminting pada tanggal 3 September di gereja Stasi Bunda Hati Kudus Kairagi dan kemudian ke pusat paroki RSS dan stasi-stasi dalam paroki RSS Tuminting. Dan seterusnya akan disambut oleh sepuluh gereja Paroki di Manado selama satu bulan.</p>
<blockquote><p>Hari puncak IYD II di kota Manado akan berlangsung mulai tanggal 1 Oktober s/d 6 Oktober 2016. Pelaksanaan IYD II ini akan diikuti oleh OMK dari 35 Keuskupan yang ada di Indonesia dan OMK Keuskupan Kini Balu &#8211; Malaysia sebagai peninjau.</p></blockquote>
<p>Sebagaimana tertera dalam spanduk &#8220;Ikatan Siswa-Siswi Katolik&#8221; (ISKA) SMA Negeri 9 Binsus Manado bahwa OMK adalah &#8220;Suka Cita Injil ditengah Masyarakat yang Majemuk&#8221;. Artinya mari kita pahami kemajemukan untuk saling menghargai dan menghormati.</p>
<p>Hal ini nampak bahwa penjemputan Salib IYD II ini juga turut hadir saudara-saudara kita beragama lain seperti dari kalangan umat Kristen, Islam, Hindu, Budha baik sebagai Panitia maupun peserta penjemputan. Ini menunjukkan betapa tumbuh dan berkembang toleransi yang kuat di kalangan masyarakat Nyiur Melambai Propinsi Sulut. Benarlah motto :&#8221;Torang Semua Basaudara&#8221;.</p>
<p>(BL)</p>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/5680-2/">ISKA SMA Negeri 9 Manado sambut Salib IYD II</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baksos Siswa-siswi Katolik Berbagi Kasih, Menjalin Kebersamaan</title>
		<link>https://sma9manado.sch.id/baksos-siswa-siswi-katolik-berbagi-kasih-menjalin-kebersamaan-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rofni]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2016 12:05:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ISKA]]></category>
		<category><![CDATA[baksos]]></category>
		<category><![CDATA[iska]]></category>
		<category><![CDATA[katolik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sma9manado.sch.id/?p=5080</guid>

					<description><![CDATA[<p>Keceriaan dan keseruan nampak pada wajah umat Stasi Tiwoho, Sabtu (9/4) lalu. Pasalnya,  sebagian dari anggota ISKA SMA Negeri 9 Binsus Manado mengunjungi umat Stasi Tiwoho dan mengadakan Kegiatan Bakti Sosial di sana, diawali dengan ibadah sabda,dan berbagi kasih bersama Umat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. “Kami memilih Stasi</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/baksos-siswa-siswi-katolik-berbagi-kasih-menjalin-kebersamaan-2/">Baksos Siswa-siswi Katolik Berbagi Kasih, Menjalin Kebersamaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Keceriaan dan keseruan nampak pada wajah umat Stasi Tiwoho, Sabtu (9/4) lalu. Pasalnya,  sebagian dari anggota ISKA SMA Negeri 9 Binsus Manado mengunjungi umat Stasi Tiwoho dan mengadakan Kegiatan Bakti Sosial di sana, diawali dengan ibadah sabda,dan berbagi kasih bersama Umat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. “Kami memilih Stasi Tiwoho untuk kami kunjungi dan adakan Bakti Sosial di sana karena dirasa mereka masih memerlukan uluran tangan dari kita,” kata Pak Beni ketika diwawancarai soal Bakti Sosial ISKA.</p>
[dropcaps]K[/dropcaps]
egiatan Bakti Sosial yang merupakan kegiatan rutin tahunan dari organisasi ISKA kali ini agak sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, bakti sosial yang dilakukan tak hanya membagikan sembako, namun ISKA juga turut bersama gotong royong dengan umat Stasi Tiwoho membersihkan lingkungan Gereja. Tidak hanya sampai di situ, para Sekami dan OMK Stasi juga bersama mengikuti rekreasi dan lomba mewarnai bertemakan Paskah.</p>
<blockquote><p>Tujuan utama ISKA melaksanakan Bakti Sosial tahun ini yaitu untuk mendidik Siswa/i mampu berbagi dan peduli terhadap lingkungan sosial.</p></blockquote>
<p>ISKA yang diketuai oleh Elisabeth Luntungan dan pada Bakti Sosial ini dikoordinir oleh Erald Lanes telah mempersiapkan berbagai keperluan dan sumbangan yang dibawa. Terhitung ada 21 paket sembako dan bingkisan untuk Sekami dan OMK yang dibawa ISKA ke Stasi Tiwoho.</p>
<p><a href="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/04/IMG20160409142405.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="alignleft wp-image-5071 size-medium" src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/04/IMG20160409142405-300x225.jpg" alt="IMG20160409142405" width="300" height="225" /></a>Setelah memulai rangkaian acara dengan memohon berkat Tuhan melalui ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti bersama. Gereja Tiwoho yang terbilang kecil dan perlu perhatian lebih, bersama-sama dibersihkan oleh anggota ISKA yang turut bergotong royong hingga siang hari. Setelah istirahat makan siang, langsung dilanjutkan dengan penyerahan sembako tiap keluarga, dengan sembako pertama diserahkan Pembina ISKA kepada Ketua Stasi. Kegiatan berikutnya, Sekami dan OMK diajak untuk ikut rekreasi bersama dengan anggota ISKA.</p>
<blockquote><p>Senyum tak pernah lepas dari wajah mereka ketika mengikuti rekreasi ini.</p></blockquote>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignright wp-image-5069 " src="http://sma9manado.sch.id/wp-content/uploads/2016/04/1460685464773-1024x768.jpg" alt="1460685464773" width="296" height="222" /><br />
Ketua Panitia Erald Lanes dalam sambutannya berkata, “Kami ingin anak muda seperti kami bisa peka terhadap permasalahan sosial dalam ISKA ini,sehingga bisa terwujud tema Baksos (Bakti Sosial, red) ini, yaitu ‘Not all of us can do great things, but we can do great things with love’.” Harapan kedepannya, semoga ISKA bisa terus mengadakan kegiatan Bakti Sosial ini, agar lebih banyak lagi pihak yang bisa bersama-sama merasakan berkat kasih Tuhan dalam kehidupan mereka. (Stefania)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/baksos-siswa-siswi-katolik-berbagi-kasih-menjalin-kebersamaan-2/">Baksos Siswa-siswi Katolik Berbagi Kasih, Menjalin Kebersamaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Retret siswa-siswi katolik SMA Negeri 9 Manado</title>
		<link>https://sma9manado.sch.id/retret-iska/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rofni]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2016 06:23:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ISKA]]></category>
		<category><![CDATA[iska]]></category>
		<category><![CDATA[retret]]></category>
		<category><![CDATA[rohani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sma9manado.sch.id/?p=5001</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siswa-siswi Katolik (ISKA) SMA Negeri 9 Manado melaksanakan kegiatan kerohanian yakni retret untuk menyosong hari kebangkitan Yesus Kristus yang menyelamatkan umat manusia. Retreat ini dilaksanakan di Lembah Doa Elshadai Suwaan Minahasa Utara pada tanggal 18 s/d 20 Maret 2016. Kegiatan ini  diikuti oleh guru agama katolik, siswa-siswi dan juga dihadiri oleh Kepala</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/retret-iska/">Retret siswa-siswi katolik SMA Negeri 9 Manado</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Siswa-siswi Katolik (ISKA) SMA Negeri 9 Manado melaksanakan kegiatan kerohanian yakni retret untuk menyosong hari kebangkitan Yesus Kristus yang menyelamatkan umat manusia. Retreat ini dilaksanakan di Lembah Doa Elshadai Suwaan Minahasa Utara pada tanggal 18 s/d 20 Maret 2016. Kegiatan ini  diikuti oleh guru agama katolik, siswa-siswi dan juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 9 Manado, Dra. Mediatrix M. Ngantung, M.Pd.  Dalam kegiatan ini kepsek memberikan arahan pada para siswa bagaimana menjadi seorang pengikut Yesus Kristus yang baik dalam kehidupan setiap hari.</p>
[dropcaps]D[/dropcaps]
alam retret ini para siswa diarahkan untuk merenungkan Sengsara dan penderitaan Yesus dalam perjalnan menuju bukit Golgota.</p>
<blockquote><p>Sebab itu retret kali ini di ambil Tema: <span style="line-height: 1.5;">QUOD VADIS DOMINE? (KEMANAKAH AKU AKAN PERGI)</span></p></blockquote>
<p>Berdasarkan tema ini maka tidak lain para siswa Katolik dibantu dan dibimbing dalam retret ini untuk menemukan jalan mana yang harus mereka pilih dan melangkah untuk mencapai apa yang menjadi cita-cita mereka. Maka bagi seorang Katolik khususnya sebagai siswa Katolik, Yesuslah yang harus dipilih dan dijadikan sebgai tauladan karena Yesus adalah Orang Benar Dia adalah Jalan Kebenaran dan Kehidupan. Hosana-hosana terpujilah Dia.</p>
<p>Semoga para siswa dapat menemukan jalan yang sungguh-sungguh membawa mereka mewujudkan cita-citanya.</p>
<p>(Ditulis oleh: Benny Labuta)</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Galeri Foto</p>
<div class="su-spoiler su-spoiler-style-fancy su-spoiler-icon-folder-1 su-spoiler-closed" data-scroll-offset="0" data-anchor-in-url="no"><div class="su-spoiler-title" tabindex="0" role="button"><span class="su-spoiler-icon"></span>Lihat Galeri Foto:</div><div class="su-spoiler-content su-u-clearfix su-u-trim"><!-- MetaSlider 5005 not found --></div></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/retret-iska/">Retret siswa-siswi katolik SMA Negeri 9 Manado</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kegiatan siswa Katolik SMA N 9 Manado.</title>
		<link>https://sma9manado.sch.id/kegiatan-siswa-katolik-sma-n-9-manado/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rofni]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2015 03:10:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ISKA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">?p=2981</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SMAN9, (19/05) Pelayanan siswa-siswi Katolik SMA N 9 Manado dibawah bimbingan Drs. Benny T. Labuta membentuk tim paduan suara atau koor yang terdiri dari siswa-siswi Katolik SMA N 9 Manado. Tim koor ini berlatih secara intensif untuk tampil di Misa Tanggal 31 Mei 2015 di gereja Santo Yoseph Kleak Manado.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/kegiatan-siswa-katolik-sma-n-9-manado/">Kegiatan siswa Katolik SMA N 9 Manado.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="wp-content/uploads/2015/05/IMG_9282.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="aligncenter  wp-image-3002" src="wp-content/uploads/2015/05/IMG_9282-680x380.jpg" alt="" width="569" height="317" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SMAN9, (19/05) Pelayanan siswa-siswi Katolik SMA N 9 Manado dibawah bimbingan Drs. Benny T. Labuta membentuk tim paduan suara atau koor yang terdiri dari siswa-siswi Katolik SMA N 9 Manado. Tim koor ini berlatih secara intensif untuk tampil di Misa Tanggal 31 Mei 2015 di gereja Santo Yoseph Kleak Manado. Tim ini dilatih oleh guru bidang studi Pendidikan Seni dan Budaya <span style="color: #565656;">Drs. Demsi Ransun. Menurut pembimbing, tim koor ini akan di bimbing dan dilatih dan jika perkembangannya bagus maka akan diikut-sertakan dalam berbagai lomba yang relevan. (RS)</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id/kegiatan-siswa-katolik-sma-n-9-manado/">Kegiatan siswa Katolik SMA N 9 Manado.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sma9manado.sch.id">Website resmi SMAN 9 Manado</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
