You are here:

YOGYAKARTA: SUGENG RAWUH ROHIS SMANIX

Yogya memang istimewa. Begitulah kesan yang diperoleh peserta ROHIS SMANIX TOUR D’JAVA saat berada di Kota Gudeg. Mulai dari hotel tempat beristirahat yang bergaya khas Yogya, hingga wajah Kota Tua yang seperti tidak lapuk dimakan zaman, semuanya memukau. “Yogya is the best, kalau bisa kami ingin kuliah di kota ini kelak dan menikmati suasana Yogya” ungkap Putri Saman dan Alissa Pasiak.

Jalan kaki dari parkiran bus Senopati menuju Taman Pintar. Ini adalah sebuah ruang rekreasi sains bagi anak-anak. Namun demikian, tak hanya anak-anak saja yang bisa menikmati tempat ini. Orang-orang dewasa pun dapat menjajal pengalaman mendengarkan dinding berdendang atau parabola berbisik. Sayangnya rombongan Rohis tidak bisa menikmati Taman Pintar karena ditutup. Namun perjalanan terus berlanjut  melewati Monumen Serangan Oemoem 1 Maret hingga ke Benteng Vredeburg dilakoni dengan enjoy. Benteng yang merupakan loji tertua dari seluruh bangunan Indis yang ada di kawasan Malioboro ini terkenal dengan bastion di keempat penjurunya. Di sini, kita dapat melihat diorama-diorama yang menceritakan kisah perjuangan kemerdekaan. Sayangnya lokasi inipin ditutup pada hari Senin.

Walhasil Pembina Rohis memberikan waktu sekira 2 jam untuk mengeksplore pasar Beringharjo dan jalan Malioboro. “Touring seperti ini menyenangkan, saat kita bisa menikmati berbagai destinasi, plus belanja oleh-oleh yang unik.” tambah Anindira Firhanti Poli dan Margaretha.

“Jalan Malioboro adalah salah satu  destinasi yang menjadi surga belanja yang tak kenal kata sepi. Tiap hari, ribuan wisatawan maupun warga lokal memadati nadi Jogja ini. Berbagai hasil kerajinan, batik, benda-benda seni, makanan khas, hingga barang-barang antik digelar di sepanjang bahu jalan berkoridornya.” Jelas ust. Supriadi yang pernah bermukim dan studi di Kota Budaya ini.

Berikan komentar, saran atau kritik anda demi kemajuan sekolah!

Posted by: Kak Ippy

Islamic teacher who always keep fight to spread goodness, also like writing and traveling

Back to Top