You are here:

ROHIS EKSIS DI MASJID AGUNG DEMAK

Cuaca panas terik mengiringi perjalanan panjang Rohis SMAN 9 Manado ke Pusat Kerajaan Islam pertama di Jawa, Demak. Masjid Agung Demak merupakan Masjid tertua di Pulau Jawa, didirikan Wali Sembilan atau Wali Songo. “Secara geografis, lokasi Masjid berada di pusat kota Demak, berjarak ± 26 km dari Kota Semarang, ± 25 km dari Kabupaten Kudus, dan ± 35 km dari Kabupaten Jepara.” Ungkap guru Geografi Salma Mamonto.
Hasil gambar untuk masjid agung demak
Masjid yang dibangun abad 15 itu menjadi pusat penyebaran agama Islam masa kerajaan Demak Bintoro, yang terkenal dengan Walisongo atau Sembilan Wali. Dalam pembangunannya, konon ada empat saka (tiang utama) masjid buatan para wali, yaitu Sunan Bonang, Sunan Gunungjati, Sunan Ampel dan Sunan Kalijaga. Nama empat wali itu masih ditempelkan pada empat tiang penyangga utama. Konon Sunan Kalijaga membuat tiang itu menggunakan tatalan kayu (serpihan) yang kemudian diikat dan dirangkai hingga membentuk tiang besar panjang, sama dengan tiang-tiang wali lainnya. Tiang-tiang itu kini disimpan di museum bersama benda-benda lainnya peninggalan para wali.

Makam Raden Fatah menjadi tempat ziarah selanjutnya di areal masjid Demak. Nilai historis dalam SMANIX TOUR D’JAVA 2017 ini semakin bertambah dari satu lokasi ke lokasi berikutnya. Usai pembacaan doa yang dipimpin ust Supriadi, Kepala Sekolah Dra. Mediatrix M. Ngantung mengingatkan akan pentingnya mengambil hikmah dan nilai perjuangan para pahlawan untuk disosialisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini diiyakan oleh guru sejarah Yoppie Kondoy dan Hj. Ratna Linggama. Mengeksplore situs kerajaan Islam pertama di Jawa memang memerlukan waktu yang panjang. Karenanya, kesempatan yang terbatas ini hanya digunakan pada lokasi-lokasi yang dianggap pokok saja.

Berikan komentar anda terhadap berita di atas!

Posted by: ROHIS

Guru Agama Islam di SMAN 9 Manado.

Back to Top