You are here:

OPTIMALKAN FASILITAS TEMPAT WUDU SEKOLAH

 

Keharmonisan beragama semakin tampak di SMA Negeri 9 Manado dengan dibangunnya fasilitas tempat wudu bagi warga muslim yang akan menunaikan kewajibannya dalam beribadah. Hal ini tentu layak menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain yang ada di Kota Manado bahkan di Sulawesi Utara. Sebagai upaya mewujudkan religius culture di sekolah, kegiatan keagamaan –seperti salat, bagi umat Islam misalnya- perlu mendapatkan perhatian, agar warga muslim SMA Negeri 9 Manado semakin dekat dengan Tuhan. ”Pihak sekolah tentu akan mendukung setiap upaya yang dilakukan dalam rangka menciptakan kehidupan yang religius, dengan catatan bahwa salat bukan dijadikan alasan bagi peserta didik untuk tidak mengikuti pelajaran karena malas, mengantuk, atau tidak senang dengan mata pelajaran tertentu.” Ungkap Kepala Sekolah Mediatrix M. Ngantung.

Fasilitas tempat wudu memang ada, tapi agak jauh dari tempat salat. Seiring dengan difasilitasinya tempat wudu yang baru dekat tempat salat, warga muslim SMA Negeri 9 tidak kesulitan lagi dengan urusan ini. Demikian ditambahkan wakasek sarpras Meidi Tungkagi.

Ketua Rohis, Angger Pangestu menyambut baik adanya penambahan fasilitas wudu dekat tempat salat karena berpengaruh pada efisiensi waktu izin untuk salat. Sebagaimana diketahui bahwa wudu adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum seorang muslim melakukan salat. Kecuali dalam keadaan tertentu dan mengalami kesulitan dengan air –di kendaraan, misalnya- orang yang akan salat boleh melakukan tayamum (bersuci dengan debu). Demikian dijelaskan pembina Rohis ust. Supriadi. (Fiqih Belenehu)

Berikan komentar anda terhadap berita di atas!

Posted by: ROHIS

Guru Agama Islam di SMAN 9 Manado.

Back to Top